Hutan montana

Posted: 21 Juli 2011 in Lingkungan
Tag:, ,

Hutan montana (hutan pegunungan) merupakan salah satu jenis hutan yang hidup di ketinggian antara 1000 – 2.400 mdpl. Di hutan montana dapat dijumpai dengan mudah tumbuhan lumut dan angrek – anggrekan yang merambat di batang dan ranting pohon. Hal ini disebabkan karena hutan montana kerap kali di hinggapi kabut, hingga jarang sekali sinar matahari mampu menembus hingga lantai hutan.

Karakteristik hutan montana terbentuk karena dukungan suhu yang rendah, serta menjadi tempat perlintasan kabut yang sering menyelimuti kanopi hutan. Kondisi tersebut berdampak pada penurunan kelembaban udara, serta terhalangnya sinar matahari untuk menembus dasar hutan, maka tidak heran jika proses penguapan di kawasan hutan montana cenderung menurun.

Faktor ketinggian (elevasi) suatu dataran juga berdampak pada ciri-ciri fisik tumbuhan di hutan jenis ini. Pohon – pohon yang tumbuh di hutan montana cenderung pendek dan memiliki banyak cabang. Ciri khas lainnya berupa sering dijumpainya pohon yang berdaun mikrofil, serta banyaknya tumbuhan epifit yang menempel di batang dan ranting pohon.

Selain itu, lantai hutan montana juga termasuk tanah yang subur meski cenderung bergambut, hal ini dikarenakan lapisan tanahnya terbentuk oleh sisa – sisa tumbuhan yang setengah membusuk.

Bagi blogger yang pernah naik gunung argopuro lewat jalur bremi, kawasan hutan setelah danau taman hidup mungkin dapat dikategorikan sebagai hutan montana.

referensi tambahan : http://www.id.wikipedia.org

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s