Posts Tagged ‘pegunungan hyang’


Hutan Gunung Argopuro-pegunungan Hyang telah menjadi habitat sebanyak 46 jenis aves, yang meliputi:

Aceros undulatus (Julang Emas)
Arborophila javanica (Puyung Gonggong) Caracina larvata (Kepodang Sungu Gunung) Collocalia esculenta (Sriti Gunung),
C. esculenta linchi (Walet Linci)
Copsychus saularis (Kacer)
Corvus enca (Gagak Hutan)
Dendrocygna sp. (Belibis)
Dicrurus macrosercus (Srigunting Hitam)
D. leucopphaeus (Srigunting Kelabu)
Eumyas indigo (Sikatan Ninon)
Falco mollucensis (Alap-alap Sapi)
Gallus varius (Ayam Hutan Hijau)
Ficedula westermanni (Sikatan Belang)
F. hyperythra (Sikatan Bodoh)
Halcyon cloris (Raja Udang)
Hemipus hirundinaetus (Jinjing Batu)
Lanchura maja (Emprit Hutan)
Lanius schach (Bentet kelabu)
Megalaima javensis (Tulung Tumpuk)
Orthotomus sp. (Cinenen)
O. cuculatus (Cinenen Gunung)
Padda oryzivora (Gelatik gunung)
Parus major (Gelatik Batu Kelabu)
Pavo muticus (Merak Hijau)
Pericrocotus miniatus (Sepah Gunung)
P. falmmeus (Sepah Hutan)
Picus puniceus (Pelatuk Sayap Merah)
Prinia familiaris (Prenjak Jawa)
Pterthius flaviscapis (Ciu Besar)
Ptilinopus porphyreus (Walik Kepala Ungu),Pycnonotus goiavier (Merbah cerucuk)
Rhipidura phoenicura (Kipasan Bukit)
Saxiola caprata (Decu Belang)
Sitta azurea (Munguk Loreng)
Spilornis cheela (Elang Ular atau Elang Hitam),Spizaetus cirrhatus (Elang Brontok)
Treron vernans (Punai gading)
Turdus poliocephalus (Anis Gunung)
Zoothera sp. (Punglor Merah atau Punglor Batu),Zosterops sp. (Burung Kacamata)
Zosterops montanus (Kacamata Gunung) dan
Z. palpebrosus (Kacamata Biasa).

Iklan

Seperti yang diketahui bahwa jenis hutan yang terdapat di pegunungan Hyang bersifat heterogen, maka di kawasan tersebut memungkinkan tumbuhnya banyak jenis tanaman obat.

dibawah ini merupakan jenis tanaman obat yang terdapat di gunung Argopuro-pegunungan Hyang,meliputi:

Herba(26 jenis dan 20 famili)
Semak(6 jenis dan 6 famili)
Memanjat(2 jenis dan 2 famili)
Pohon(3 jenis dan 4 famili)
Rumput(1 jenis dan 1 famili)
Liana(2 jenis dan 2 famili)
Epifit(2 jenis dan 2 famili)
Lumut(1 jenis dan 1 famili), dan
Paku(2 jenis dan 2 famili)

Bagian-bagian yang dapat dimanfaatkan sebagai obat meliputi bagian batang, daun, akar, cabang, rimpa, bunga, biji, buah,getah, kulit batang, herba atas, herba akar, herba biji, herba buah, dan herba tunas.


Gunung Argopura (bhs jawa gunung yang panjang) merupakan salah satu puncak tertinggi (3.008 mdpl) yang termasuk di dalam deretan pegungan Hyang,yang terletak di kabupaten Probolinggo,Jawa Timur,Indonesia.

Pegunungan Hyang berada diantara dua gunung besar lainnya yang ada di Jawa Timur,yakni Gunung Raung disisi timur serta Gunung Semeru di sisi barat.

Pegunungan Hyang mempunyai kawasan hutan yang heterogen, terdiri dari hutan Dipterokarp bukit, hutan Dipterokarp atas, hutan Montane, dan hutan Ericaceous atau hutan gunung.

Oleh karena sifat hutannya heterogen,maka kawasan ini juga menjadi tempat berlangsungnya hidup 10 famili jenis tumbuhan.Selain itu berdasarkan data inventarisasi BKSDA Jatim II pada tahun 2003, juga ditemukantumbuhan obat.

Kawasan hutan yang heterogen sudah tentu juga menjadi habitat berbagai jenis satwa, yang meliputi jenis mammalia (rusa,kucing hutan,kijang,musang,babi hutan,lutung), danaves ( sebanyak 46 jenis).

Untuk dapat mencapai puncak Gunung Argopuro, sudah tersedia dua jalur yang lazim digunakan sebagai jalur pendakian. Jalur yang pertama adalah lewat desa Baderan dan lewat desa Bremi.

Jalur Baderan:

Dari kota manapun (naik Bus) – turun di alun-alun Besuki (disini kita bisa numpang nginap di Koramil,bagi yang kemaleman).

Besuki – Baderan (naik angkutan desa,kalo gk salah warnanya biru)

Baderan (melakukan registrasi dulu) – Mata Air I (5 jam perjalanan ; terdapat mata air di sisi kiri dalam jalur).

Mata Air I – Cikasur (4,5 jam perjalanan; terdapat sungai).

Cikasur – Cisentor (3jam perjalanan;terdapat sungai).

Cisentor – Rawa Embik ( terdapat aliran air) – Puncak Rengganis (2,5 jam perjalanan).

Puncak Rengganis – Puncak Argopuro (30 menit perjalanan).

Puncak Argopuro – Rawa Embik – Cisentor ( 1,5 jam perjalanan).

Cisentor – Aeng Kenik (2 jam perjalanan;terdapat sungai).

Aeng Kenik – Danau Taman Hidup (5 jam perjalanan;terdapat danau).

Danau Taman Hidup – Desa Bremi (2 jam perjalanan).

Sedangkan untuk jalur Bremi:

Dari kota manapun (naik bus) – Terminal Probolinggo.

Terminal Probolinggo – Garasi Bus Akas.

Garasi bus Akas – Desa Bremi

Bremi – Danau Taman Hidup (3,5 jam perjalanan)

Danau Taman Hidup – Aeng Kenik (7 jam perjalanan)

Aeng Kenik – Cisentor (2 jam perjalanan).

Cisentor – Rawa Embik – Puncak Rengganis (2,5 jam perjalanan)

Puncak Rengganis – Puncak Argopuro (30 menit perjalanan).

Puncak Argopuro – Rawa Embik – Cisentor ( 1,5 jam perjalanan).

Cisentor – Cikasur (3 jam perjalanan).

Cikasur – Mata Air I ( 4,5 jam perjalanan)

Mata Air I – Desa Baderan ( 3 jam perjalanan).

Melakukan pendakian ke pegunungan Hyang pasti sangat mengesankan. Jalur pendakian yang bervariatif, serta panjang jelas – jelas memberikan nilai plus tersendiri, sekaligus mengasah ketahanan.